kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.952   66,81   0,75%
  • KOMPAS100 1.240   13,42   1,09%
  • LQ45 877   10,51   1,21%
  • ISSI 328   3,50   1,08%
  • IDX30 447   6,34   1,44%
  • IDXHIDIV20 528   7,58   1,46%
  • IDX80 138   1,63   1,19%
  • IDXV30 147   2,83   1,96%
  • IDXQ30 143   1,81   1,28%

Impor Beras Melonjak hingga Agustus 2024, Paling Banyak dari Thailand


Selasa, 17 September 2024 / 12:54 WIB
Impor Beras Melonjak hingga Agustus 2024, Paling Banyak dari Thailand
ILUSTRASI. BPS mencatat, dari Januari hingga Agustus 2024 impor beras mengalami peningkatan cukup tajam sebesar 121,34%. ANTARA FOTO/Ampelsa/rwa.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Impor beras ke Indonesia tercatat melonjak hingga Agustus 2024.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari Januari hingga Agustus 2024 impor beras mengalami peningkatan cukup tajam sebesar 121,34%.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, Indonesia telah mengimpor beras sebesar 3,05 juta ton atau senilai US$ 1,91 miliar hingga Agustus 2024.

Baca Juga: Alih-Alih Swasembada, Impor Beras Kian Tinggi

"Dan memberikan andil sebesar 1,50% dari total nilai impor non migas Indonesia," ujar Pudji dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (19/7).

Berdasarkan negara asalnya, impor beras paling banyak berasal dari Thailand mencapai 1,13 juta ton atau senilai US$ 734,78 juta.

"Negara asal impor beras tertinggi adalah Thailand," katanya.

Baca Juga: Harga Beras Thailand Turun Pasca Lelang Indonesia, Terendah Sejak Juli 2023

Kemudian, berasal dari Vietnam mencapai 0,87 juta ton, atau senilai US$ 542,86 juta. Lalu impor beras dari Pakistan mencapai 0,87 juta ton, atau senilai US$ 290,56 juta.

Berdasarkan data BPS, volume impor beras dari Januari hingga Agustus 2024 mencapai 202,66 ribu ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×