kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IMF: Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan emerging markets lain akan membaik di 2020


Rabu, 16 Oktober 2019 / 11:36 WIB
IMF: Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan emerging markets lain akan membaik di 2020
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di kawasan Tangerang, Banten, Senin (14/10). Di tengah kelabunya prospek perekonomian global, IMF memproyeksi emerging markets di Asia mampu tumbuh lebih baik. KONTAN/Baihaki/14/10/2019

Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kelabunya prospek perekonomian global, International Monetary Fund (IMF) memproyeksi kelompok negara pasar berkembang ( emerging markets) di Asia mampu tumbuh jauh lebih baik. 

Dalam laporan terbarunya, World Economic Outlook (WEO) October 2019, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi kelompok emerging markets dan negara berkembang akan ikut tertekan menjadi hanya 3,9% pada akhir tahun ini. Namun, pertumbuhan akan kembali naik menjadi 4,6% pada 2020.

Baca Juga: Lagi, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global jadi 3%

Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath, separuh dari perbaikan pertumbuhan ekonomi emerging markets itu disumbang oleh pulihnya ekonomi di sejumlah negara seperti Turki, Argentina dan Iran yang sempat mengalami gejolak ekonomi sejak tahun lalu.

Juga membaiknya ekonomi di negara seperti Brasil, Meksiko, India, Rusia, dan Arab Saudi yang pertumbuhannya telah melambat signifikan pada tahun ini. 

Sementara, khusus kelompong emerging markets dan negara berkembang di kawasan Asia, IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,9% pada tahun ini, kemudian naik menjadi 6% di tahun 2020. 

Indonesia sendiri diperkirakan hanya mampu tumbuh 5% pada tahun ini. Proyeksi tersebut sejalan dengan Bank Dunia yang baru-baru ini juga memperkirakan angka pertumbuhan yang sama untuk Indonesia. 

Baca Juga: Berharap Indonesia bisa tingkatkan jumlah pekerja asing untuk tumbuhkan ekonomi

Tahun depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diramal sedikit lebih tinggi yaitu 5,1% dan terus meningkat hingga mencapai 5,3% pada 2024. 

 




TERBARU

Close [X]
×