kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

IMF Menaikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2024


Rabu, 31 Januari 2024 / 13:49 WIB
IMF Menaikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2024
ILUSTRASI. Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2024.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2024. 

Hitungan terbaru IMF, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini akan berada di kisaran 3,1% yoy, atau naik 0,2% poin dari perkiraan pada bulan Oktober 2023. 

Dalam laporan World Economic Outlook yang terbit Selasa (30/1) waktu setempat, IMF mengungkapkan, potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari perkiraan didorong oleh pertumbuhan resilien Amerika Serikat (AS). 

Selain itu, pertumbuhan ekonomi beberapa negara berkembang dan negara maju juga mendorong perekonomian dunia. Termasuk, dorongan kebijakan fiskal di China. 

Baca Juga: Ekonomi AS Lebih Unggul dari China

Inflasi turun lebih cepat dari perkiraan pada beberapa negara, meski masih ada isu terkait pembentukan harga dari sisi suplai. 

Meski demikian, IMF menyebutkan, pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini akan melambat dari tahun 2023 yang sebesar 3,1% yoy. 

Karena, masih ada sejumlah hal yang diwaspadai, seperti kenaikan harga komoditas akibat tensi geopolitik yang masih mendidih, baik itu ketegangan di Timur Tengah, juga fenomena El Nino yang belum kunjung reda. 

Inflasi inti juga belum turun ke kisaran sasaran di sejumlah negara, sehingga mendorong kebijakan moneter ketat untuk bertahan selama beberapa waktu ke depan. 

Pertumbuhan ekonomi China juga digadang tak setinggi perkiraan. Plus, ada disrupsi konsolidasi fiskal di sejumlah negara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×