kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

IHSG Longsor, Menko Airlangga: Tidak Perlu Panik, Saham Risikonya Tiap Hari


Rabu, 28 Januari 2026 / 21:09 WIB
IHSG Longsor, Menko Airlangga: Tidak Perlu Panik, Saham Risikonya Tiap Hari
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (KONTAN/Lailatul Anisah)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta investor tidak panik usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah.

Menurutnya, risiko ini merupakan konsekuensi investasi saham yang sudah lumrah.

"Ya enggak perlu panik. Kalau saham kan risikonya tiap hari ada yang naik ada yang turun," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

Airlangga menilai, pelemahan IHSG tidak ada kaitannya dengan penetapan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Baca Juga: Bareskrim Polri Beberkan Perkembangan Terbaru tentang Penyidikan Perkara DSI

Pelemahan secara teknikal terjadi karena pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait pembekuan sementara seluruh peningkatan Faktor Inklusi Asing atau Foreign Inclusion Factor (FIF) serta Jumlah Saham atau Number of Shares (NOS) untuk sekuritas Indonesia.

"Pertama ada teknikal MSCI, kedua tentu dari BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi," ucap dia.

Menurut Airlangga, Bursa harus melakukan evaluasi sesuai dengan yang diminta MSCI.

Termasuk kata dia, mengenai transparansi yang merupakan persyaratan utama bagi seluruh penyelenggara pasar modal.

"Evaluasi mengenai apa yang diminta MSCI. Tentu kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal. Jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikkan banyak negara," beber dia.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yakin IHSG Bakal Kembali Pulih pada Pekan Depan

Di sisi lain, ia akan memonitor dan berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas pasar saham.

"IHSG nanti kami monitor dan akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok lah kita jadwalkan," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menambahkan, MSCI mengharapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) jauh lebih transparan dan lebih akuntabel.

Sementara itu, fundamental perusahaan yang melantai di bursa tergolong sangat baik.

"Jadi ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas. Kalau fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik. Tetapi kita ketahui MSCI adalah acuan dari para investor dunia pada saat dia berinvestasi di negara-negara. Nah, itu tentunya kita harus segera tindak lanjuti mengenai masukan dari MSCI," tandas Rosan.

Sebelumnya diberitakan, IHSG tertekan tajam pada perdagangan Rabu (28/1/2026).

Tekanan datang dari sentimen negatif pengumuman MSCI yang membekukan sementara perubahan indeks untuk sekuritas Indonesia.

Baca Juga: Debt Switching Dinilai Bisa Redam Risiko Fiscal Cliffs, Dampak ke Pasar Terbatas

Pantauan hingga pukul 10.17 WIB menunjukkan IHSG melemah 6,31 persen ke level 8.413,71. Koreksi tersebut memperpanjang tekanan pasar. Pada awal perdagangan, IHSG sempat ambrol hingga 6,8 persen.

MSCI mengumumkan pembekuan sementara seluruh peningkatan Faktor Inklusi Asing atau Foreign Inclusion Factor (FIF) serta Jumlah Saham atau Number of Shares (NOS) untuk sekuritas Indonesia.

Kebijakan tersebut juga disertai keputusan tidak menambahkan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Index (IMI).

Migrasi naik di seluruh segmen ukuran indeks turut ditahan. Ketentuan ini mencakup perpindahan dari Small Cap ke Standard Index pada review Februari 2026.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/28/19143511/airlangga-minta-investor-tak-panik-usai-ihsg-melemah-merah?page=all#page2.

Selanjutnya: Dukung Efisiensi Operasional, Chandra (TPIA) Hadirkan Shared Service Center

Menarik Dibaca: 5 Cara Lepas Krim Dokter Tanpa Menyebabkan Breakout, Enggak Perlu Takut Lagi!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×