kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ICW desak KPK tuntaskan kasus mafia anggaran di DPR


Jumat, 09 Desember 2011 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi corona di Prancis. REUTERS/Stephane Mahe


Reporter: Eka Saputra | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap tegas soal praktik mafia anggaran. Tindakan tegas ini terkait pencekalan anggota Badan Anggaran DPR Waode Nurhayati yang dilakukan KPK.

Sejauh ini, KPK belum memberikan keterangan soal pencekalan itu. Namun, Adnan mengatakan, Waode pernah bicara soal mafia anggaran di DPR. "Kalau soal itu, jangan sampai yang diadili hanya dia saja," katanya, Jumat (9/12).

Dia yakin KPK memiliki dasar yang kuat dan bukti yang cukup untuk mencegah Waode ke luar negeri. Cuma, dia berharap pengusutan kasus itu harus bebas dari intervensi politik. "Selama ini, biasanya kalau kasus melibatkan politisi maka hanya individu saja yang diusut," katanya.

Ia pun meminta masalah mafia anggaran ini menjadi salah satu prioritas KPK ke depan. Sehingga perencanaan dan pelaksanaan anggaran bisa bersih dan sesuai kepentingan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×