kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.896   2,00   0,01%
  • IDX 8.020   2,72   0,03%
  • KOMPAS100 1.126   0,77   0,07%
  • LQ45 815   2,67   0,33%
  • ISSI 286   -0,24   -0,08%
  • IDX30 431   1,73   0,40%
  • IDXHIDIV20 523   5,56   1,07%
  • IDX80 126   0,23   0,19%
  • IDXV30 142   1,55   1,10%
  • IDXQ30 138   0,75   0,54%

ICW desak KPK tuntaskan kasus mafia anggaran di DPR


Jumat, 09 Desember 2011 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi corona di Prancis. REUTERS/Stephane Mahe


Reporter: Eka Saputra | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap tegas soal praktik mafia anggaran. Tindakan tegas ini terkait pencekalan anggota Badan Anggaran DPR Waode Nurhayati yang dilakukan KPK.

Sejauh ini, KPK belum memberikan keterangan soal pencekalan itu. Namun, Adnan mengatakan, Waode pernah bicara soal mafia anggaran di DPR. "Kalau soal itu, jangan sampai yang diadili hanya dia saja," katanya, Jumat (9/12).

Dia yakin KPK memiliki dasar yang kuat dan bukti yang cukup untuk mencegah Waode ke luar negeri. Cuma, dia berharap pengusutan kasus itu harus bebas dari intervensi politik. "Selama ini, biasanya kalau kasus melibatkan politisi maka hanya individu saja yang diusut," katanya.

Ia pun meminta masalah mafia anggaran ini menjadi salah satu prioritas KPK ke depan. Sehingga perencanaan dan pelaksanaan anggaran bisa bersih dan sesuai kepentingan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×