kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45691,13   20,36   3.03%
  • EMAS924.000 -0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ibunda meninggal, Jokowi minta menteri tetap di Jakarta tangani corona


Rabu, 25 Maret 2020 / 19:00 WIB
Ibunda meninggal, Jokowi minta menteri tetap di Jakarta tangani corona
ILUSTRASI. Ibunda Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo.

Sumber: Kompas.com | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju diminta untuk tetap berada di Jakarta dan tak bertandang ke Solo untuk melayat atas meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo. 

Permintaan ini, kata Fadjroel, disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. 

Baca Juga: BREAKING NEWS: Ibunda Presiden Jokowi meninggal dunia

"Kami dimintakan oleh Mensesneg untuk tetap berada di Jakarta dan menjalankan tugas yang selama ini harus kami kerjakan," kata Fadjroel saat memberikan keterangan kepada Kompas TV, Rabu (25/3). 

Fadjroel mengatakan, Pratikno telah meminta jajaran kabinet untuk tetap fokus mengemban tugas masing-masing, terutama dalam menanggulangi wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona. 

Para menteri termasuk jubir, diminta untuk mengirim doa dari Jakarta. 

"Pak Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa agar doa dari kami semua dari Kabinet Indonesia Maju disampaikan saja dari Jakarta," ujar Fadjroel. 

"Dan kami diminta agar tetap fokus ke tugas masing-masing terutama kami sekarang harus menghadapi masalah Covid-19 ini," tuturnya. 

Baca Juga: Ibunda meninggal, Jokowi terbang ke Solo

Untuk diketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3). 

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun. (Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Ibunda Meninggal, Jokowi Minta Menteri Tetap di Jakarta Tangani Corona"




TERBARU

Close [X]
×