kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Husni Kamil: Pengamanan kantor KPU sudah cukup


Jumat, 18 Juli 2014 / 21:14 WIB
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 15/2/2023, Perpanjang SIM Sejam Beres


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menilai pengamanan kantor KPU sudah cukup dilakukan dengan petugas keamanan internal dan juga aparat kepolisian untuk penetapan hasil pilpres 22 Juli mendatang. Hal ini menanggapi rencana diterjukannya 5.000 relawan Prabowo-Hatta ke kantor KPU pada tanggal itu untuk menjaga KPU dari antisipasi kerusuhan.

"KPU itu kan sudah punya standar sendiri, keamanan internal dan di luar serta kepolisian. Kepolisian pun punya standar keamanan," ujar Husni usai melakukan pertemuan denga pimpinan lembaga negara di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (18/7).

Husni menilai jika masyarakat ingin berpartisipasi, bisa dilakukan dengan berbagai macam bentuk. Namun, KPU disebut Husni tidak berhak menentukan bentuk partisipasi masyarakat apa yang terbaik. Dia hanya berharap agar seluruh pihak turut menjaga proses rekapitulasi suara secara nasional.

"Kami berharap proses rekapitulasi bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan hasilnya juga bisa diterima semua pihak," ungkap Husni.

Husni pun menyatakan KPU sudah sering mengimbau kepada kandidat capres dan cawapres untuk menjaga situasi tetap kondusif. KPU pun, lanjutnya, selalu melibatkan tim pasangan calon ini untuk terlibat dalam proses yang sudah berjalan.

Sebelumnya diberitakan, Ribuan relawan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan dikerahkan untuk menjaga KPU saat pengumuman rekapitulasi Pemilu Presiden 2014 pada 22 Juli mendatang. Menurut anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Yunus Yosfiah, dikerahkannya ribuan relawan itu bukan untuk menimbulkan kerusuhan. Sebaliknya, kata dia, pengerahan relawan justru untuk menjaga suasana damai dan kondusif.

"Kami menempatkan personel di KPU saat pengumuman nanti agar tercipta suasana aman dan KPU tidak merasa terintimidasi," kata Yunus seusai Apel Siaga Relawan Prabowo-Hatta di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (17/7) sore. (Sabrina Asril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×