kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Hubungan Indonesia-EU kian mesra lewat IEU-CEPA


Selasa, 29 November 2016 / 15:43 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Rizki Caturini

BRUSSEL. Kerja sama antara Indonesia dengan Uni Eropa semakin kokoh. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mencatat, pada 2016 berbagai langkah maju telah tercapai dalam hubungan Indonesia-European Union (EU).

Tiga di antaranya ialah pencabutan tiga maskapai penerbangan Indonesia, yakni Batik Air, Citilink, Lion Air dari daftar larangan terbang UE. Kedua, dimulainya perudingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) dan peluncuran FLEGT License (Forest Law Enforcement, Governance and Trade) sebagai jalur hijau bagi ekspor produk kayu Indonesia ke UE.

“Kerja sama Indonesia–Uni Eropa memiliki peran strategis tidak saja bagi pembangunan masyarakat kedua kawasan namun juga dalam hadapi berbagai tantangan global,” ujar Retno saat membuka Pertemuan Komite Bersama (Joint Committee) Indonesia-Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Selasa (29/11).

Retno melihat semakin kokohnya hubungan Indonesia dan UE sejak diimplementasinya Perjanjian Kemitraan Komprehensif (PCA) tahun 2014. “Di tengah situasi global yang tidak menentu, berbagai kemajuan dalam hubungan Indonesia-UE merupakan pondasi kuat bagi peningkatkan kesejahteraan untuk lebih dari 750 juta rakyat Indonesia-UE”, tegas Retno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×