kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Hipmi minta agar hotel swasta dapat digunakan untuk menampung pasien virus corona


Kamis, 16 April 2020 / 12:42 WIB
ILUSTRASI. Industri perhotelan terpukul oleh pandemi virus corona


Reporter: Abdul Basith | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira menyarankan beberapa strategi agar iklim usaha membaik di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Terutama bagi industri perhotelan yang tertekan akibat merosotnya okupansi selama pandemi virus corona. Salah satu cara yang diusulkan adalah pengikutsertaan hotel dalam menampung pasien Covid-19.

"Sekarang hotel yang digunakan hotel pemerintah, memang cepat tapi kan kasihan swastanya," kata Anggawira saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (16/4).

Baca Juga: Lesu karena corona, Jokowi yakin sektor pariwisata bakal booming tahun depan

Anggawira bilang, perlu ide yang di luar kebiasaan dalam kondisi pandemi saat ini. Hotel yang kosong dapat dimanfaatkan menampung pasien sehingga kegiatan bisnis tetap jalan.

Upaya tersebut perlu dilakukan secara cepat oleh pemerintah. Hal itu mengingat kondisi industri perhotelan yang semakin merosot selama pandemi virus corona ini.

"Diperlukan strategi menghidupkan itu, jangan sampai program yang mengambil alih adalah pemerintah akhirnya iklimnya ga jalan," terang Anggawira.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta mitigasi dalam sektor pariwisata. Pasalnya sektor tersebut yang mendapat tekanan terbesar dalam kondisi pandemi virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×