kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.825   42,00   0,24%
  • IDX 6.334   -31,40   -0,49%
  • KOMPAS100 831   -4,32   -0,52%
  • LQ45 631   -3,20   -0,51%
  • ISSI 220   -1,07   -0,49%
  • IDX30 354   -1,30   -0,37%
  • IDXHIDIV20 432   -2,24   -0,52%
  • IDX80 95   -0,36   -0,37%
  • IDXV30 119   -0,47   -0,39%
  • IDXQ30 112   -0,41   -0,37%

Hasil Tes Positif Covid-19, Tapi Belum Dapat WA Isoman Kemenkes? Ini Solusinya


Senin, 21 Februari 2022 / 05:40 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bagi pengguna telemedisin yang tidak mendapat WhatsApp dari Kemenkes, bisa mengkonfirmasi ke laman isoman.kemkes.go.id/panduan. Masyarakat bisa memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke dalam laman tersebut untuk melanjutkan ke tahap pengajuan berikutnya.

Bagi masyarakat yang sudah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara daring dan melakukan proses penebusan obat gratis dari Kemenkes, tinggal menunggu paket obat datang ke rumah.

“Kita terus meningkatkan layanan telemedisin agar paket obat yang sampai ke pasien lebih cepat lagi,” ujar Nadia.

Di sisi lain, penanganan Covid-19 yang didominasi varian Omicron terus ditingkatkan pemerintah di tengah lonjakan kasus. 

Baca Juga: Terbaru, Ciri-ciri Pasien Omicron Dinyatakan Sembuh dari Kemenkes

Kebijakan agar pasien Covid-19 bergejala sedang hingga kritis atau yang memiliki komorbid saja yang dirawat di rumah sakit mampu menekan angka pasien Covid-19 yang dirawat. 

“Selain terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi, merawat pasien dengan kondisi sedang hingga kritis, serta terus memperkuat layanan telemedisin dan puskesmas di daerah adalah bagian dari strategi pemerintah menghadapi pandemi,” kata Nadia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×