kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Hasan Nasbi Resmi Dilantik Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi


Senin, 27 April 2026 / 15:30 WIB
Hasan Nasbi Resmi Dilantik Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
ILUSTRASI. Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet, menunjuk Hasan Nasbi hingga Dudung Abdurachman. Pahami alasan di balik penunjukan penting ini. (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan efektivitas komunikasi pemerintah kepada publik.

Upacara pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Istana Negara pada Senin (27/4/2026), dan dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet serta pejabat tinggi negara lainnya. Momentum ini menandai penegasan peran penting komunikasi publik dalam mendukung agenda pemerintahan.

Hasan dilantik berdasarkan Keputusan Presiden yang dibacakan sesaat sebelum prosesi pengambilan sumpah dimulai. Penunjukan ini terjadi setelah dirinya kembali aktif di lingkungan Istana Kepresidenan, memperkuat spekulasi mengenai keterlibatannya dalam lingkar inti komunikasi pemerintah.

Baca Juga: Mantan KSAD Dudung Abdurrahman Resmi Dilantik Sebagai Kepala KSP

Sebelumnya, Hasan dikenal sebagai figur yang dekat dengan isu komunikasi publik pemerintah. Ia kerap terlibat dalam penguatan strategi komunikasi nasional, khususnya dalam menyampaikan kebijakan secara efektif dan terarah kepada masyarakat luas.

Pada awal masa kepemimpinan Presiden Prabowo, Hasan juga sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office (PCO). Dalam posisi tersebut, ia berperan penting dalam mengoordinasikan penyampaian pesan-pesan strategis pemerintah agar lebih terintegrasi dan konsisten.

Baca Juga: Dipanggil ke Istana, Jumhur Hidayat Beri Sinyal Masuk Kabinet?

Selain melantik Hasan, Presiden Prabowo juga melakukan reshuffle terhadap sejumlah posisi strategis lainnya. Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), menggantikan Muhammad Qodari. Sebelumnya, Dudung menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Selanjutnya, Muhammad Qodari dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menggantikan Angga Raka Prabowo.

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Jumhur Hidayat juga ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×