kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga kebutuhan pokok turun, April bisa deflasi


Rabu, 17 April 2013 / 21:12 WIB
ILUSTRASI. Kolagen


Reporter: Herlina KD | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Memasuki minggu ketiga bulan April harga beberapa kebutuhan pokok mulai menurun. Jika kondisi ini terus berlanjut, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan ada potensi deflasi pada April.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil survei BPS selama dua minggu pertama April 2013 menunjukkan sudah ada penurunan harga kebutuhan pokok.

Ia mencontohkan, penurunan terjadi pada harga beras, bawang merah dan bawang putih dan emas perhiasan. Sehingga, "Saya kira peluang deflasi besar (pada April 2013)," kata Sasmito Rabu (17/4).

Jika harga barang kebutuhan pokok ini terus menurun, Sasmito bilang peluang deflasi akan semakin besar. Hanya saja, Sasmito belum bisa memperkirakan berapa besar peluang deflasi di bulan April.

Sementara itu, rencana pemerintah untuk mengendalikan BBM bersubsidi juga diperkirakan bakal memicu ekspektasi inflasi. "Dampak inflasinya masih kita hitung, karena kita sedang koordinasi dengan polisi untuk melihat jumlah mobil pelat hitam," ungkapnya.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×