kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.745   38,00   0,23%
  • IDX 8.699   52,32   0,61%
  • KOMPAS100 1.198   4,72   0,40%
  • LQ45 847   0,42   0,05%
  • ISSI 313   4,04   1,31%
  • IDX30 436   -1,21   -0,28%
  • IDXHIDIV20 508   -2,01   -0,39%
  • IDX80 133   0,55   0,42%
  • IDXV30 139   0,25   0,18%
  • IDXQ30 140   -0,52   -0,37%

Harga kebutuhan pokok turun, April bisa deflasi


Rabu, 17 April 2013 / 21:12 WIB
Harga kebutuhan pokok turun, April bisa deflasi
ILUSTRASI. Kolagen


Reporter: Herlina KD | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Memasuki minggu ketiga bulan April harga beberapa kebutuhan pokok mulai menurun. Jika kondisi ini terus berlanjut, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan ada potensi deflasi pada April.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, berdasarkan hasil survei BPS selama dua minggu pertama April 2013 menunjukkan sudah ada penurunan harga kebutuhan pokok.

Ia mencontohkan, penurunan terjadi pada harga beras, bawang merah dan bawang putih dan emas perhiasan. Sehingga, "Saya kira peluang deflasi besar (pada April 2013)," kata Sasmito Rabu (17/4).

Jika harga barang kebutuhan pokok ini terus menurun, Sasmito bilang peluang deflasi akan semakin besar. Hanya saja, Sasmito belum bisa memperkirakan berapa besar peluang deflasi di bulan April.

Sementara itu, rencana pemerintah untuk mengendalikan BBM bersubsidi juga diperkirakan bakal memicu ekspektasi inflasi. "Dampak inflasinya masih kita hitung, karena kita sedang koordinasi dengan polisi untuk melihat jumlah mobil pelat hitam," ungkapnya.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×