kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,28   13,06   1.31%
  • EMAS981.000 0,41%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Hadiri Dies Natalis ke-67 Unpar, Jokowi Ungkap Cara Lewati Lonjakan Covid-19 di 2021


Senin, 17 Januari 2022 / 16:08 WIB
Hadiri Dies Natalis ke-67 Unpar, Jokowi Ungkap Cara Lewati Lonjakan Covid-19 di 2021
ILUSTRASI. Presiden Jokowi saat berpidato di Dies Natalis Ke-67 Universitas Katolik Parahyangan, di Bandung, Jawa Barat, Senin (17/01/2022) pagi. (Foto: Humas/Oji)


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengatakan, Indonesia mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 dengan cepat karena memiliki Pancasila dan semangat gotong royong. 

"Kenapa bisa menurunkan (penyebaran) Covid-19 dengan drastis? Itu karena kita memiliki gotong royong, Pancasila kita ada di situ," kata Jokowi dalam pidatonya saat menghadiri Dies Natalis ke-67 Universitas Parahyangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (17/1/2022). 

Jokowi menjelaskan, Indonesia pernah memasuki masa kritis dalam pandemi Covid-19, yakni pada Juni 2021. 

Baca Juga: Peringatan Pemerintah: Laju Penularan Omicron bakal Sangat Cepat di Jabodetabek

"Pertengahan Juni 2021 menyebabkan kengerian di mana-mana. Saat itu, rumah sakit penuh, kasus harian saya ingat saat itu mencapai 56.000 kasus harian. Kita bersyukur hari ini, kemarin, kita berada di 855 kasus harian dari 56.000. Itu pun sudah naik, di mana sebelumnya hanya 100 sampai 200 kasus harian per hari (secara nasional)," tutur Jokowi. 

Jokowi mengatakan, masyarakat Indonesia wajib bersyukur memiliki Pancasila dan semangat gotong royong. Sebab, negara-negara lain masih kesulitan untuk mengendalikan pandemi Covid-19. 

Menurut Jokowi, banyak negara besar yang terkejut dan mempertanyakan cara Indonesia menurunkan kasus Covid-19 dari 56.000 ke angka ratusan kasus dengan cepat. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Salurkan Bantuan di Pasar Sederhana, Bandung

"Itu karena negara besar tidak memiliki Pancasila dan gotong royong, mereka tidak mempunyai rakyat di desa, RT, RW yang mau memberikan rumahnya untuk isolasi, untuk karantina. Memberikan sembako kepada yang kesusahan. Implementasi Pancasila masih kuat sekali, gotong royong kita yang tidak dimilik negara lain," kata Jokowi. 

Selain itu, vaksinasi Covid-19 yang masif dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia yang telah mencapai rata-rata 70%. 

Menurut Jokowi, vaksinasi juga menjadi salah satu faktor Indonesia mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 dengan cepat. Total saat ini tidak kurang dari 297.500.000 vaksin telah diberikan kepada masyarakat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Ungkap Cara Indonesia Lewati Kengerian pada Juni 2021"
Penulis : Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Editor : Abba Gabrillin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×