kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hadapi era digital, Jokowi: Pemerintah perlu terapkan "Dilan"


Sabtu, 30 Maret 2019 / 20:57 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo menyatakan, untuk menghadapi era digital, pemerintah perlu menerapkan sistem "Dilan", yakni digital melayani.

Untuk itu, "Diperlukan reformasi dalam bidang pelayanan lewat pelayanan berbasis elektronik," jelasnya saat debat capres keempat Sabtu (30/3).

Selain itu, Jokowi mengatakan, ke depan pemerintah perlu mengembangkan e-government, e-procurement, e-budgeting yang sangat diperlukan dalam menyiapkan era digital ke depan.

Selanjutnya, Jokowi juga menekankan perlunya penyederhanaan kelembagaan. Menurutnya, lembaga yang tidak perlu sebaiknya dibubarkan. "Agar lebih ramping, lebih lincah, gampang memutuskan dan tidak berbelit-belit," imbuhnya.

Sejauh ini, Jokowi bilang pemerintah telah membubarkan 23 lembaga yang dinilai tidak perlu. "Kalau ada lembaga yang menghambat perlu dibubarkan," katanya.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah peningkatan aparatur ASN sehingga bisa melakukan pelayanan dengan cepat dan berbasis elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×