kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Habibie, sosok penting di balik pemberian nama Bank Mandiri


Jumat, 13 September 2019 / 09:21 WIB
Habibie, sosok penting di balik pemberian nama Bank Mandiri
ILUSTRASI. POLISI BAGIKAN BUNGA UCAPAN BELASUNGKAWA UNTUK BJ HABIBIE

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BADUNG. Gejolak ekonomi yang begitu kuat melanda Indonesia pada akhir tahun 1990-an. Selain turut tersapu gelombang krisis moneter yang melanda dunia, kala itu Indonesia juga dihadapkan pada gejolak kondisi politik yang begitu hebat.

Hingga akhirnya, Soeharto yang kala itu menduduki kursi Presiden lengser dan digantikan oleh penggantinya, Burhanuddin Jusuf Habibie. Di masa kepemimpinannya yang singkat, BJ Habibie harus menghadapi berbagai masalah pelik yang substansial bagi keberlanjutan bangsa, salah satunya melakukan merger atas empat bank besar dan kini dikenal sebagai Bank Mandiri.

Baca Juga: Mimpi besar BJ. Habibie kalahkan pencakar langit Singapura dengan proyek Meisterstadt

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, BJ Habibie merupakan sosok yang mengusulkan memberi nama bank baru hasil merger sebagai Bank Mandiri. "Pak Habibie kan jadi Presiden tahun 1998 ya. Bank Mandiri juga menjadi merger 4 bank yang runtuh pada saat krisis yaitu Bank Exim, Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara dan Bapindo," ujar Rohan di Badung, Bali, Kamis (13/9).

"4 bank ini mengalami kesulitan waktu itu, kemudian kolaps dan di-bail out oleh pemerintah dengan obligasi waktu itu. Kemudian di-merger menjadi satu bank," imbuhnya.

Ia menyebut, dalam suatu rapat kala itu Habibie diminta untuk memberi nama yang cocok bagi bank baru tersebut. "Pak Habibie menyebut Mandiri. Itu asal usul nama Bank Mandiri pada saat pertama kali dibentuk. Tahun 1998," cerita dia.

Baca Juga: Viral video Xanana Gusmao mencium kening BJ Habibie, simak penjelasannya

Rohan menjelaskan, dengan diberi nama Bank Mandiri agar keempat bank yang telah dilebur tersebut menjadi bank yang mandiri dan juga mendorong masyarakat untuk bisa menjadi mandiri. Terutama, masyarakat uang memerlukan kredit mikro dan UMKM.

Meninggalnya Presiden ke-3 BJ Habibie di usianya yang ke-83 pada Rabu (11/9/2019) petang memberi duka tersendiri bagi seluruh institusi Bank Mandiri. "Karena beliau lah yang memberi nama dan beliau lah yang mengawal bank ini untuk menapak 21 tahun yang lalu. Di samping itu Pak Habibie punya jasa yang lain seperti di industri aerodinamika jadi kami pun menyampaikan belasungkawa atas nama Bank Mandiri, semoga beliau amal baiknya diterima Allah," ujar Rohan.

Baca Juga: Hingga tutup usia, inilah impian BJ Habibie yang belum terwujud

"Peninggalan beliau banyak sekali, banyak hak paten beliau di bidang aerodinamika, semoga itu dapat terus menjadi kenangan bagi kita bank-bank di Indonesia bahwa seorang Habibie ternyata bisa berkiprah di dunia," ungkap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BJ Habibie, Sosok di Balik Pemberian Nama Bank Mandiri"
Penulis : Mutia Fauzia
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan



Video Pilihan

TERBARU

×