Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah tetap akan memenuhi kewajiban pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh, meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berpotensi menghadapi tekanan akibat lonjakan harga minyak dunia.
Harga minyak mentah global kembali melonjak tajam pada perdagangan Senin (9/3/2026) pagi. Hingga pukul 09.20 WIB, harga Brent crude oil tercatat sebesar US$113,68 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di level US$113,25 per barel.
Kenaikan harga minyak mentah yang melampaui asumsi makroekonomi dalam APBN berpotensi mendorong pelebaran defisit anggaran.
Baca Juga: Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipangkas, Tapi Belanja Tak Terkait Makanan Dicoret
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ruang fiskal pemerintah masih cukup untuk memenuhi berbagai kewajiban, termasuk pembayaran utang proyek Whoosh kepada China.
“Enggak apa-apa, kan utang kita enggak gede-gede amat," ujar Purbaya kepada awak media di Pasar Tanah Abang, Senin (9/3/2026).
Namun demikian, ia belum mengungkapkan secara rinci besaran beban utang proyek pembangunan Whoosh yang akan ditanggung APBN, termasuk total kewajiban utang proyek tersebut secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













