kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gunung Slamet alami tujuh kali gempa letusan


Jumat, 12 September 2014 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Tips mengatur keuangan saat bulan Ramadan dari Sequis Life.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEMARANG. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet (PPGA), Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang terus mengamati dan melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Selamet setiap enam jam.

Dalam laporan hari ini, Jum at (12/9) mulai pukul 06.00 - 12.00 WIB, Gunung Slamet masih berstatus siaga dengan kondisi visual cuaca yang terang.

"Laporan harian kami tanggal 12 september 2014 jam 06.00-12.00 WIB cuacanya terang, angin juga tenang tidak terhalang kabut," kata Kepala PPGA Gunung Slamet, Sudrajat saat dihubungi Kompas.com dari Kota Semarang, Jumat.

Selain itu, lanjut Sudrajat, Gunung Slamet terpantau mengembuskan asap putih tipis setinggi 200 meter; mengalami tiga kali letusan abu berwarna kehitaman dengan ketinggian sekitar 1000 meter dan; mengeluarkan 7 kali suara dentuman kuat.

"Dari sisi kegempaan, terekam tujuh kali gempa letusan dan 104 kali gempa embusan," ujar Sudrajat.

Pada kesimpulannya, kegiatan kegempaan Gunung Slamet masih dalam status siaga. "Statusnya masih siaga," cetus dia.

Sebelumnya, pada Kamis kemarin telah terjadi lontaran material/lava pijar dengan jarak luncur 1.300 meter. Akibat hal tersebut, hutan savana di sekitar puncak Gunung Slamet terbakar di dua titik, yakni kawasan sebelah timur dan barat laut. Meski begitu, aktivitas masyarakat sekitar Gunung Slamet tetap berjalan normal dan belum perlu ada pengungsian tetapi diimbau untuk tetap siaga. (Kontributor Semarang, Nazar Nurdin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×