kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gunung Slamet alami tujuh kali gempa letusan


Jumat, 12 September 2014 / 15:51 WIB
Gunung Slamet alami tujuh kali gempa letusan
ILUSTRASI. Tips mengatur keuangan saat bulan Ramadan dari Sequis Life.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEMARANG. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet (PPGA), Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang terus mengamati dan melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Selamet setiap enam jam.

Dalam laporan hari ini, Jum at (12/9) mulai pukul 06.00 - 12.00 WIB, Gunung Slamet masih berstatus siaga dengan kondisi visual cuaca yang terang.

"Laporan harian kami tanggal 12 september 2014 jam 06.00-12.00 WIB cuacanya terang, angin juga tenang tidak terhalang kabut," kata Kepala PPGA Gunung Slamet, Sudrajat saat dihubungi Kompas.com dari Kota Semarang, Jumat.

Selain itu, lanjut Sudrajat, Gunung Slamet terpantau mengembuskan asap putih tipis setinggi 200 meter; mengalami tiga kali letusan abu berwarna kehitaman dengan ketinggian sekitar 1000 meter dan; mengeluarkan 7 kali suara dentuman kuat.

"Dari sisi kegempaan, terekam tujuh kali gempa letusan dan 104 kali gempa embusan," ujar Sudrajat.

Pada kesimpulannya, kegiatan kegempaan Gunung Slamet masih dalam status siaga. "Statusnya masih siaga," cetus dia.

Sebelumnya, pada Kamis kemarin telah terjadi lontaran material/lava pijar dengan jarak luncur 1.300 meter. Akibat hal tersebut, hutan savana di sekitar puncak Gunung Slamet terbakar di dua titik, yakni kawasan sebelah timur dan barat laut. Meski begitu, aktivitas masyarakat sekitar Gunung Slamet tetap berjalan normal dan belum perlu ada pengungsian tetapi diimbau untuk tetap siaga. (Kontributor Semarang, Nazar Nurdin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×