kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Larangan aktivitas diradius 4 km Gunung Slamet


Jumat, 05 September 2014 / 14:57 WIB
ILUSTRASI. 3 Rekomendasi Masker Stick yang Praktis untuk Mengatasi Berbagai Masalah Kulit.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

BANYUMAS. Aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih terus meningkat. Dalam 24 jam terkini, terekam peningkatan gempa tremor.

"Memang benar sudah sepekan ini, Gunung Slamet terus menerus mengeluarkan gempa tremor selama 24 jam penuh," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, Pemalang, Sudrajat, Jumat (5/9).

Dia menambahkan, sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, secara visual pada puncak Gunung Slamet cuaca terang, angin tenang. Selain itu, teramati gempa embusan asap putih tipis dengan ketinggian 50 hingga 100 meter dari puncak. "Dalam enam jam terakhir, letusan sinar api teramati sebanyak 43 kali dengan ketinggian 100 hingga 300 meter dari puncak," jelasnya.

Selain letusan sinar api, kata Sudrajat, Gunung Slamet mengeluarkan lontaran material lava pijar sebanyak 7 kali dengan ketinggian 100-200 meter dari puncak. Bahkan, suara gemuruh masih terdengar sebanyak 6 kali yang disertai suara dentuman masih terdengar sebanyak 10 kali.

Selain itu, kata dia, gunung terbesar kedua di pulau Jawa itu kembali terekam satu kali gempa vulkanik dalam. Namun demikian, Sudrajat menyatakan status Gunung Slamet tetap SIAGA (level III). Gunung ini berada di lima kabupaten Jawa Tengah yakni, Purbalingga, Banyumas, Pemalang, Tegal dan Brebes.

"Kami imbau masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari puncak Gunung Slamet. Dan juga masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di luar radius agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa," ungkapnya. (Fajar Eko Nugroho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×