kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Golkar pastikan tak pindah koalisi


Selasa, 29 Juli 2014 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Kenapa tidak bisa komentar pakai GIF di Instagram.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad menyatakan partainya tidak akan pindah dari koalisi Tim Perjuangan Merah Putih untuk Keadilan. Bahkan sekalipun pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa kalah di Mahkamah Konstitusi. 

"Jangan (pindah koalisi). Tidak bagus. Untuk politik itu tidak bagus," ujar Fadel di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (29/7). 

Ia mengatakan, saat Pilpres lalu, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang menggagas koalisi Merah Putih untuk mengusung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. 

Menurut dia, tidak etis jika kemudian Partai Golkar memutuskan keluar dari koalisi. Ia mengatakan, jika memang nanti koalisi yang diikuti partainya kalah dan tidak dapat kekuasaan, maka Partai Golkar akan menjadi partai oposisi. 

"Sejarah baru (bagi Partai Golkar). Kalau ARB memutuskan demikian (menjadi oposisi) tidak apa. Saya kira bagus," kata Fadel. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×