kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Gerindra tetap berkoalisi meski dapat 20% suara


Kamis, 06 Februari 2014 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Tenaga honorer adalah seseorang yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian untuk melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/ama.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan meskipun partainya berhasil memperoleh suara lebih dari 20 persen sebagai syarat untuk dapat mengajukan Calon Presiden, Gerindra akan tetap melakukan koalisi dalam Pilpres 2014 mendatang.

"Kalau dapat 20 persen pun kita akan tetap berkoalisi, karena koalisi itu suatu keharusan untuk menjamin stabilitas pemerintahan di parlemen," ujar Muzani di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Untuk itu, komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk membicarakan berbagai kemungkinan yang bisa diambil terkait koalisi.

Menurutnya sekalipun mendapat suara terbanyak dalam Pemilu legislatif, Gerindra akan tetap melakukan koalisi sebagai bentuk niat baik untuk membangun bangsa dengan melibatkan semua pihak.

Namun, ia menegaskan, Gerindra tetap akan berupaya keras dan mentargetkan perolehan suara lebih dari 20 persen. Dengan demikian, pihaknya dapat mengajukan Prabowo Subianto sebagai Capres tanpa bergantung pihak lain.

"Koalisi bagi Gerindra sangat penting. Kita tetap berusaha mendapat suara lebih dari 20 persen, tapi komunikasi terus dilakukan," tuturnya. (Bahri Kurniawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×