kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Gerindra minta Jokowi memerintah dengan pede


Rabu, 01 Oktober 2014 / 17:47 WIB
Gerindra minta Jokowi memerintah dengan pede
ILUSTRASI. RUPS PT Temas Tbk (TMAS) di Jakarta Utara, Rabu (12/4). PT Temas Tbk (TMAS) akan membagikan dividen tunai dari laba bersih sebesar Rp 80 per saham.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Manuver partai pendukung Presiden terpilih dalam mengiming-imingi partai anggota Koalisi Merah Putih jatah menteri agar mereka mau bergabung ke kubu Jokowi-JK membuat kubu Prabowo ketar- ketir. Mereka melalui Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, meminta kubu Jokowi untuk fokus bekerja dan melaksanakan janji mereka kepada rakyat.

"Janji mereka itu seabrek, ada 70 janji, itu saja selesaikan dengan membuat tim yang baik," kata Fadli di Gedung DPR Rabu (1/10).

Fadli mengatakan, upaya kubu Jokowi-JK mengiming-imingi jatah menteri kepada partai anggota Koalisi Merah Putih menunjukkan bahwa Jokowi-JK tidak percaya diri. Bukan hanya itu saja, dalam bahasa lebih lugas Fadli mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Jokowi-JK tersebut adalah penipuan terhadap rakyat.

"Dulu janjinya mau pilih menteri orang profesional, tapi sekarang nyatanya malah ada profesional politik, apa itu, itu menipu rakyat, transaksional," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×