kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Gerindra minta Jokowi memerintah dengan pede


Rabu, 01 Oktober 2014 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. RUPS PT Temas Tbk (TMAS) di Jakarta Utara, Rabu (12/4). PT Temas Tbk (TMAS) akan membagikan dividen tunai dari laba bersih sebesar Rp 80 per saham.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Manuver partai pendukung Presiden terpilih dalam mengiming-imingi partai anggota Koalisi Merah Putih jatah menteri agar mereka mau bergabung ke kubu Jokowi-JK membuat kubu Prabowo ketar- ketir. Mereka melalui Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, meminta kubu Jokowi untuk fokus bekerja dan melaksanakan janji mereka kepada rakyat.

"Janji mereka itu seabrek, ada 70 janji, itu saja selesaikan dengan membuat tim yang baik," kata Fadli di Gedung DPR Rabu (1/10).

Fadli mengatakan, upaya kubu Jokowi-JK mengiming-imingi jatah menteri kepada partai anggota Koalisi Merah Putih menunjukkan bahwa Jokowi-JK tidak percaya diri. Bukan hanya itu saja, dalam bahasa lebih lugas Fadli mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Jokowi-JK tersebut adalah penipuan terhadap rakyat.

"Dulu janjinya mau pilih menteri orang profesional, tapi sekarang nyatanya malah ada profesional politik, apa itu, itu menipu rakyat, transaksional," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×