kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Gerinda minta jatah menteri pertanian dan menteri BUMN


Rabu, 09 Maret 2011 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/pd.


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) meminta jatah jabatan menteri pertanian dan menteri badan usaha milik negara (BUMN). Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (DPP) Gerindra Martin Hutabarat beralasan, partainya diajak oleh Partai Demokrat.

Martin menganggap, jabatan menteri pertanian dan menteri BUMN sangat penting. Dia mengatakan, partainya sangat perhatian untuk menambah luas lahan pertanian karena saat ini semakin sempit. "Ini landasan kami terhadap ekonomi kerakyatan," tegasnya, Rabu (9/3).

Mengenai posisi menteri BUMN, Martin mengatakan, posisi tersebut untuk menghidupkan industri pupuk dan Badan Usaha Logistik (bulog). "Kalau bisa kami akan mengembalikan lagi aset-aset perusahaan BUMN yang selama ini dijual. Kami tidak setuju dengan penjualan aset-aset BUMN," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×