kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gelar ratas, Jokowi percepat proyek kereta cepat


Senin, 04 Januari 2016 / 16:05 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) membahas perkembangan proyek kereta cepat Bandung-Jakarta.

Ia mengaku ingin mengetahui perkembangan persiapan proyek tersebut. Sejumlah menteri Kabinet Kerja dan beberapa kepala daerah hadir, termasuk juga petinggi BUMN yang terlibat.

"Saya ingin tahu kendala dan hambatan baik dalam proses perizinan pembangunan stasiun maupun izin trase," kata Jokowi, Selasa (1/1) di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Terutama, mengenai perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di beberapa daerah yang dilalui proyek tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta Jokowi menerbitkan peraturan presiden (Perpres).

Perpres tersebut digunakan sebagai payung hukum atas rekomendasi izin trase jalur kereta yang melintas di Jawa Barat.

Dengan begitu, tidak perlu menunggu perubahan RTRW karena memakan waktu cukup lama.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menekankan semua pihak yang terkait terutama BUMN bekerja hati-hati.

Meskipun tidak ada dana negara dari APBN, jangan sampai kewalahan karena perhitungan anggaran tidak cermat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×