kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Gelar ratas, Jokowi percepat proyek kereta cepat


Senin, 04 Januari 2016 / 16:05 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) membahas perkembangan proyek kereta cepat Bandung-Jakarta.

Ia mengaku ingin mengetahui perkembangan persiapan proyek tersebut. Sejumlah menteri Kabinet Kerja dan beberapa kepala daerah hadir, termasuk juga petinggi BUMN yang terlibat.

"Saya ingin tahu kendala dan hambatan baik dalam proses perizinan pembangunan stasiun maupun izin trase," kata Jokowi, Selasa (1/1) di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Terutama, mengenai perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di beberapa daerah yang dilalui proyek tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta Jokowi menerbitkan peraturan presiden (Perpres).

Perpres tersebut digunakan sebagai payung hukum atas rekomendasi izin trase jalur kereta yang melintas di Jawa Barat.

Dengan begitu, tidak perlu menunggu perubahan RTRW karena memakan waktu cukup lama.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menekankan semua pihak yang terkait terutama BUMN bekerja hati-hati.

Meskipun tidak ada dana negara dari APBN, jangan sampai kewalahan karena perhitungan anggaran tidak cermat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×