kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

Gatot dilarang masuk, Menlu minta penjelasan AS


Senin, 23 Oktober 2017 / 11:41 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah meminta klarifikasi Amerika Serikat (AS) terhadap larangan masuk Panglima TNI, Gatot Nurmantyo ke negara tersebut. Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri mengatakan, untuk klarifikasi tersebut, dirinya sudah memanggil Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Senin (23/10) pagi.

Retno juga mengatakan, telah menghubungi langsung duta besar Amerika untuk Indonesia. Dari komunikasi tersebut Kementerian Luar Negeri mendapatkan jawaban; larangan kunjungan untuk Gatot ke Amerika sudah dicabut sehingga panglima bisa berkunjung ke negeri Paman Sam tersebut.

Kedua, Amerika juga menyatakan permintaan maaf mereka terhadap insiden tersebut. "Mereka juga bilang, menyesal dan minta maaf atas ketidaknyamanan tersebut," katanya di Kompleks Istana Negara, Senin (23/10).

Meskipun sudah mendapatkan penjelasan tersebut, Retno bilang, pemerintah tetap belum puas. Pemerintah masih minta penjelasan kepada Amerika atas insiden pelarangan tersebut. Panglima TNI, Gatot pekan ini dilarang masuk ke Amerika Serikat. Padahal, Gatot pergi ke Amerika atas undangan dari Pangab Amerika, Jenderal Joseph F Durford, Jr. untuk menghadiri Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization pada 23-24 Oktober di Washington DC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×