kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gapkindo minta karet digunakan dalam infrastruktur


Minggu, 17 September 2017 / 14:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) berharap pemerintah menggunakan karet untuk pembangunan infrastruktur.

"Diharapkan pemerintah dapat megupayakan penyerapan karet alam dalam ramuan aspal karet," ujar Moenardji Soedargo, Ketua Umum Gapkindo kepada KONTAN di Jakarta, Minggu (17/9).

Dia bilang, cara ini telah digunakan oleh Malaysia dan Thailand. Penggunaan karet alam dalam aspal, kata dia, membuat usia aspal lebih lama 50%. Membangun jalan lebih banyak juga tak perlu pusing merawat jalan yang sebelumnya rusak.

Penggunaan itu juga dapat meningkatkan konsumsi karet domestik. Peningkatan ini sudah menjadi komitmen tiga negara konsorsium International Tripartite Rubber Council (ITRC), yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sektor yang difokuskan antara lain transportasi, infrastruktur, olahraga, pertahanan, dan kesehatan.

Moenardji bilang saat ini konsumsi karet domestik di Indonesia sudah hampir mencapai 20%. Konsumsi domestik sebesar 600.000 ton per tahun dari total produksi 3,2 juta ton per tahun. "Jadi hampir 20% ya," terang Moenardji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×