kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Freeport belum paham aturan bea keluar mineral


Rabu, 22 Januari 2014 / 13:31 WIB
Presiden Terakhir Uni Soviet Mikhail Gorbachev


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah membantah ada lobi dari PT Freeport Indonesia terkait aturan kenaikana tarif be keluar ekspor mineral. Menurut Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, kedatangan perwakilan Freeport senin (20/1) ke kantornya bukan untuk melobi dirinya.

Bambang menjelaskan, Freeport masih belum mengerti tentang kenaikan tarif bea keluar yang dikeluarkan melalui Perturan Menteri Keuangan (PMK). "Mereka banyak tidak paham mengenai bea keluar itu," ujar Bambang, Rabu (22/1) di Jakarta.

Oleh karenanya, pemerintah kemudian menjelaskan kepada Freeport, seperti bea keluar itu nantinya bisa dikreditkan, atau soal bahan-bahan mineral apa saja yang dikenakan aturan kenaikan tarif.

Freeport juga ternyata salah mengestimasi hitung-hitungan finansial, yang berdampak terhadap terganggunya keuangan perusahaan tambang tembaga terbesar itu. Sementara itu, Bambang mengaku, pihaknya akan tetap menjalankan semua aturan tersebut.

Kalau ada penolakan dari Freeport, Ia memaklumi karena pada dasarnya tidak faham. Selain itu, penolakan juga pasti terjadi karen berbenturan dengan Kontraak Karyaa (KK). "Tapi kita tetap memintah mereka patuh," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×