kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Empat kunci inflasi Ramadhan tahun ini terkendali


Selasa, 05 Agustus 2014 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menargetkan kawasan proyek rumah menteri di Ibukota Nusantara (IKN) rampung pada Juni 2024.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan di Juli 2014 sebesar 0,93%. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, angka ini relatif lebih kecil. "Ini prestasi yang harus dipertahankan," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, di kantor Kemendag, Selasa (5/8).

Kecenderungannya menjelang Ramadhan tingkat inflasi tinggi, bisa lebih dari 1%. Menurut Bayu, ada empat faktor yang membuat inflasi terkendali. Antara lain, produk pertanian yang menjadi kebutuhan konsumsi mengalami penundaan panen. Sehingga saat Ramadhan, pas dengan musim panen dan stok aman.

Lalu, adanya pertumbuhan di sektor retail membuat pasokan rumah tangga tersedia banyak dan bisa memenuhi permintaan yang ada. Terjadi pelemahan pertumbuhan sektor retail, tahun ini 7,5% - 8% lebih kecil daripada tahun lalu yang mencapai 11 %-12%.

Selain itu, keberhasilan dari perubahan strategi persiapan pasokan bahan kebutuhan pokok jelang Ramadhan tahun ini. "Kemendag mengubah strategi dari tiga bulan sebelum Idul Fitri menjadi tiga bulan sebelum Ramadhan" ujar Bayu.

Faktor lainnya adalah kontribusi pasar modern yang mampu mengendalikan harga. Mereka berkontribusi 30%-35% untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×