kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.063   -14,00   -0,08%
  • IDX 5.641   -198,63   -3,40%
  • KOMPAS100 747   -24,46   -3,17%
  • LQ45 564   -16,87   -2,90%
  • ISSI 197   -6,24   -3,07%
  • IDX30 319   -9,22   -2,81%
  • IDXHIDIV20 395   -11,42   -2,81%
  • IDX80 85   -2,44   -2,80%
  • IDXV30 108   -3,75   -3,37%
  • IDXQ30 103   -2,90   -2,73%

El Nino turunkan produksi perkebunan hingga 15%


Rabu, 02 Juli 2014 / 12:04 WIB
ILUSTRASI. Coupon Code The Spike Volleyball Story Februari 2023 Terbaru, Daftar yang Masih Aktif


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementrian Pertanian (Kemtan) menghimbau pelaku pertanian dan perkebunan mulai mengantisipasi dampak kemarau panjang atau El Nino terhadap penurunan produksi. El Nino yang terjadi sepanjang Juli hingga November diperkirakan akan menurunkan produksi sektor perkebunan hingga 15%

Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Gamal Nasir mengatakan, penurunan produksi baru akan terasa ditingkat petani dan industri baru terjadi pada tahun 2015. Untuk meminimalisir penurunan produksi akibat musim kemarau panjang, Kemtan bersama pemerintah daerah (Pemda) telah membangun lumbung-lumbung air.

"Pihak swasta yang juga berkepentingan telah memulai menampung air sejak awal tahun lalu," kata Gamal, Rabu (2/7). Kemtan bekerjasama dengan pemda dan Kementrian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulan Bencana membentuk brigadir kebakaran tanam yang bertugas mengendalikan asap jika terjadi kebakaran.

Bahkan ada anggaran khusus untuk menanggulangi terjadinya El Nino sebesar Rp 300 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×