CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.629   63,00   0,36%
  • IDX 6.495   -94,75   -1,44%
  • KOMPAS100 854   -12,04   -1,39%
  • LQ45 647   -9,15   -1,39%
  • ISSI 226   -3,87   -1,68%
  • IDX30 360   -5,24   -1,44%
  • IDXHIDIV20 447   -5,03   -1,11%
  • IDX80 97   -1,39   -1,41%
  • IDXV30 125   -1,24   -0,98%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,47%

El Nino turunkan produksi perkebunan hingga 15%


Rabu, 02 Juli 2014 / 12:04 WIB
ILUSTRASI. Coupon Code The Spike Volleyball Story Februari 2023 Terbaru, Daftar yang Masih Aktif


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementrian Pertanian (Kemtan) menghimbau pelaku pertanian dan perkebunan mulai mengantisipasi dampak kemarau panjang atau El Nino terhadap penurunan produksi. El Nino yang terjadi sepanjang Juli hingga November diperkirakan akan menurunkan produksi sektor perkebunan hingga 15%

Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Gamal Nasir mengatakan, penurunan produksi baru akan terasa ditingkat petani dan industri baru terjadi pada tahun 2015. Untuk meminimalisir penurunan produksi akibat musim kemarau panjang, Kemtan bersama pemerintah daerah (Pemda) telah membangun lumbung-lumbung air.

"Pihak swasta yang juga berkepentingan telah memulai menampung air sejak awal tahun lalu," kata Gamal, Rabu (2/7). Kemtan bekerjasama dengan pemda dan Kementrian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulan Bencana membentuk brigadir kebakaran tanam yang bertugas mengendalikan asap jika terjadi kebakaran.

Bahkan ada anggaran khusus untuk menanggulangi terjadinya El Nino sebesar Rp 300 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×