kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Ekspor produk perikanan Indonesia naik 6,6% per Oktober 2021, udang jadi tumpuan


Rabu, 08 Desember 2021 / 14:42 WIB
Ekspor produk perikanan Indonesia naik 6,6% per Oktober 2021, udang jadi tumpuan
ILUSTRASI. Pada periode Januari sampai Oktober 2021, ekspor produk perikanan Indonesia sudah mencapai US$ 4,56 miliar.

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor hasil perikanan Indonesia selama masa pendemi Covid-19 meningkat.

Pada periode Januari sampai Oktober 2021, ekspor produk perikanan Indonesia sudah mencapai US$ 4,56 miliar. Jumlah ini naik 6,6% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang senilai US$ 4,28 miliar.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti memperkirakan ekspor produk perikanan Indonesia tahun 2021 akan mencapai US$ 5,45 miliar, meningkat 4,81% dibanding tahun 2020.

Baca Juga: KKP mencatat produksi perikanan budidaya pada kuartal III-2021 sebesar 12,25 juta ton

Selain itu, nilai impor produk perikanan Indonesia hanya mencapai sekitar US$ 408 juta per Oktober 2021. Sehingga neraca perdagangan Indonesia di sektor perikanan surplus US$ 4,15 miliar sampai Oktober 2021. "Surplus ini naik 5,8% dari periode sama tahun lalu sebesar US$ 3,92 miliar," kata Artati dalam kenferensi pers catatan akhir tahun 2021 & proyeksi 2022 KKP secara virtual, Rabu (8/12)..

Negara tujuan ekspor Indonesia terbesar masih ke Amerika Serikat (AS) dengan kontribusi 45% dan total transaksi mencapai US$ 2,05 miliar. Menyusul ke China dengan nilai transaksi mencapai US$ 682 juta, ke Jepang dengan transaksi mencapai US$ 503 juta, ke ASEAN dengan transaksi sebanyak US$ 423 juta, dan ke Uni Eropa mencapai US$ 259 juta.

Dari total nilai ekspor produk perikanan ini, udang menjadi komoditas utama ekpor dengan total transaksi mencapai US$ 1,82 miliar. Lalu, kelompok tuna, cakalang, & tongkol mencapai US$ 586 juta, rajungan kepiting mencapai US$ 491 juta, kelompok cumi, sotong & gurita mencapai US$ 462 juta, dan rumput laut mencapai US$ 269 juta.

Baca Juga: KKP siapkan dua program budidaya perikanan untuk menggenjot ekspor di tahun 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

×