kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ekonomi jeblok, JK sebut bukan kesalahan per orang


Kamis, 07 Mei 2015 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. 4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Program Hamil.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak mau menyalahkan para menteri ekonomi kerena pertumbuhan ekonomi yang anjlok pada triwulan I-2015. Baginya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini karena andil dari kondisi ekonomi dunia. 

"Ini kan bukannya kesalahan orang per orang (menteri), tapi ini masalah dunia," ujar JK di Jakarta, Kamis (7/5). 

Meski begitu ia mengakui bahwa kecilnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2015 juga disebabkan masih rendahnya penyerapan anggaran oleh kementerian dan kembaga. Menurut dia, hal itu diakibatkan karena adanya perubahan administrasi pemerintahan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 baru disahkan pada Februari lalu. 

Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, JK tetap yakin pada triwulan II nanti pertumbuhan ekonomi akan kembali meningkat. Ia pun menegaskan bahwa semua program pemerintah yang tertunda di triwulan I akan berjalan pada triwulan II ini. 

"Oh tentu diatas 5% (pertumbuhan ekonomi (triwulan II), pokoknya harus jalan semua (program pemerintah), industri juga harus jalan, proyek pengairan, otomatis belanja juga naik, konsumsi juga naik," kata JK. 

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal I-2015 mengalami perlambatan. Bedasarkan tahun dasar konstan 2010, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2015 hanya mencapai 4,71%. Pada periode sama tahun lalu pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14% (konstan 2010), atau 5,21% (konstan 2000). (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×