kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ekonomi diramal membaik di kuartal IV 2020, ini kata ekonom Eric Sugandi


Rabu, 13 Mei 2020 / 20:57 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/4/2020). Ekonomi diramal membaik di kuartal IV 2020. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Kemudian, dukungan stimulus Usaha Kecil Menengah (UMKM) dan Ultra Mikro (UMi) berupa penundaan pokok dan bunga utang dan subsidi bunga kredit. Selain itu, penjaminan kredit modal kerja UMKM, serta pembebasan pajak penghasilan (PPh) Final UMKM.

Selanjutnya, stimulus juga usaha diberikan kepada industri dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berupa insentif perpajakan, dana talangan ke BUMN, penyaluran kredit modal kerja BUMN, penempatan dana di perbankan yang terdampak restrukturisasi kredit, serta dana dukungan untuk program biodiesel 30% atau B30.

Baca Juga: Inilah disain Pemulihan Ekonomi Nasional yang dirancang pemerintah

Untuk stimulus UMKM, Umi, industri, dan BUMN bakal berjalan pararel sampai dengan kuartal III-2020. Pada periode tersebut diharapkan sudah berlangsung sebagian aktivitas ekonomi. Apalagi dengan tambahan stimulus perluasan konsumsi untuk masyarakat menengah yakni berupa pariwisata, restoran, dan transportasi.

Kemudian, pada kuartal IV-2020 diharapkan ekonomi sudah membaik. Disain kebijakan yang disusun pemerintah di akhir tahun ini berfokus pada dunia usaha. Strateginya lewat penjaminan kredit modal kerja UMKM, penyaluran kredit modal kerja BUMN, penempatan dana di perbankan  yang terdampak restrukturisasi kredit.

Lalu, talangan modal kerja dan penyertaan modal negara (PMN) kepada perusahaan pelat merah, dukungan lagi untuk B30, dan penyaluran dana insentif daerah. 

Baca Juga: Pemerintah prediksi konsumsi rumah tangga tahun 2021 bisa tumbuh 4,9%, ini pemicunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×