kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Ekonomi di kuartal III masih kepayahan akibat lemahnya konsumsi rumah tangga


Kamis, 05 November 2020 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memperhatikan beberapa jenis sepatu yang dijual dengan potongan harga di gerai Matahari, Jakarta, Kamis (29/10/2020).KONTAN/Fransiskus Simbiolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal III-2020 kembali berada di zona negatif, setelah tumbuh minus 5,32% yoy pada kuartal II-2020. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, PDB Indonesia pada kuartal III-2020 mengalami kontraksi sebesar minus 3,49% yoy. 

Adapun, PDB atas dasar harga berlaku pada kuartal III-2020 tercatat sebesar Rp 3.894,7 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga konstan pada periode Juli 2020 hingga September 2020 tersebut sebesar Rp 2.720,6 triliun. 

Baca Juga: Membaik, ekonomi Indonesia di kuartal III tumbuh 5,05% secara kuartalan

Suhariyanto lalu menjabarkan, sumber kontraksi perekonomian di kuartal III-2020 ini bersumber dari kontraksi konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga tercatat terkontraksi minus 4,04% yoy. Masih negatif, meski lebih baik dari kontraksi di kuartal II-2020. 

"Padahal, seperti yang kita ketahui, konsumsi rumah tangga ini merupakan motor penggerak perekonomian domestik. Bobotnya dalam perekonomian Indonesia pun mencapai 57% sendiri," ujar  Suhariyanto, Kamis (5/11) via video conference

Dengan kontraksi konsumsi rumah tangga tersebut, ini membuat komponen ini menyumbang 2,17% dari kontraksi perekonomian Indonesia secara keseluruhan di kuartal III-2020. 

Lebih lanjut, meski perekonomian masih mengalami kontraksi, Suhariyanto melihat kalau kondisi perekonomian di kuartal III-2020 ini sudah mulai menuju arah perbaikan yang signifikan. Hal ini terlihat dari capaian pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 yang terpantau naik 5,05% qtq dari kuartal II-2020. 

Baca Juga: IHSG berseri naik 1,86% pada sesi I, meski ekonomi Indonesia masuk resesi

"Artinya, terjadi perbaikan ekonomi yang cukup signifikan dan ini bisa menjadi modal yang baik untuk ke kuartal IV-2020 dan kita berharap di kuartal IV-2020 akan menjadi lebih baik, apalagi dengan pelonggaran PSBB," tandasnya. 

Selanjutnya: Perekonomian kuartal III-2020 minus 3,49% yoy, Indonesia resesi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×