kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Ekonom: Sulit memastikan arah kebijakan BI selama kebijakan The Fed belum jelas


Kamis, 21 Februari 2019 / 21:52 WIB
Ekonom: Sulit memastikan arah kebijakan BI selama kebijakan The Fed belum jelas


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melalu rapat dewan gubernur (RDG) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 6%. Alasannya, untuk menjaga stabilitas eksternal serta mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.

"Saya kira belum bisa menyimpulkan BI dovish," kata Ekonom Core Piter Abdullah saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (21/2). Menurutnya, arah kebijakan masih sangat bergantung kepada perkembangan global.

Apabila terjadi gejolak yang mendorong The Fed kembali menaikkan suku bunga, BI akan kembali menaikkan suku bunga. "tetapi tidak bisa dipastikan," jelas Piter.

Menurut Piter, BI akan menunggu dan benar-benar memastikan dulu kebijakan The Fed sebelum mengambil kebijakan. "Jadi sulit untuk memastikan arah kebijakan BI selama kebijakan The Fed juga belum pasti," jelasnya.

Kendati demikian, Piter mengatakan, BI belum akan berani menurunkan suku bunga. Meskipun terjadi perlambatan global, kondisi global masih belum pasti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×