kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Ekonom Samuel Aset Manajemen menilai virus corona bisa perbaiki CAD di awal tahun ini


Senin, 10 Februari 2020 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Suasana di terminal petikemas pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (20/8). BI mencatat defisit neraca transaksi berjalan (CAD) di sepanjang tahun 2019 sebesar US$ 30,4 miliar atau 2,72% dari PDB. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/20/08/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Dengan adanya prospek penurunan impor akibat virus Corona, Lana juga melihat ini membawa kabar baik bagi nilai tukar rupiah untuk menguat. 

Pasalnya, dengan berkurangnya impor, ini bisa seiring dengan penurunan permintaan dollar Amerika Serikat (AS) untuk kegiatan perdagangan tersebut.

Baca Juga: Istana Kepresidenan susun strategi hadapi perlambatan ekonomi akibat virus corona

Lana pun memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di kuartal pertama tahun ini masih akan berfluktuasi dan akan berada di kisaran Rp 13.600-Rp 13.700.

Ia pun mengimbau adanya kebijakan dari BI bersama dengan pemerintah untuk terus melakukan usaha dalam menstabilkan nilai tukar rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×