kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ekonom prediksi pertumbuhan ULN swasta melambat di 2018


Selasa, 20 Februari 2018 / 09:17 WIB
ILUSTRASI. Utang luar negeri swasta diperkirakan belum akan gencar


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat Ekonomi memprediksi Utang Luar Negeri (ULN) swasta tahun ini akan mengalami penurunan. Pemicunya lantaran bank-bank asing terlihat belum antusias memberikan utang kepada perusahaan dalam negeri.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (Fed rate) belum banyak mempengaruhi ULN swasta.

Dengan demikian, melihat situasi ekonomi yang ada saat ini menciptakan kehawatiran kepada kreditur asing untuk meminjamkan dananya kepada perusahan domestik.

Menurut Lana, jika ekonomi Indonesia belum bisa tumbuh di atas 5,2% diproyeksikan utang di luar negeri swasta itu masih akan cenderung melambat. "Kalau utang pemerintah yang dipercaya masih bisa bayar, tapi berbeda kalau swasta kemampuan dia membayar tercermin pada perekonomian kita,” ujarnya saat kepada kontan.co.id, Senin (19/2).

Selain itu, Lana melihat indikasi pelemahan ini karena bank-bank di luar negeri juga tidak terlalu antusias memberikan pinjaman pada sektor mining, tambang, karena harga tambang masih belum bagus pertumbuhannya.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang baik untuk mendorong antusias kreditur asing tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×