kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ekonom perkirakan BI akan naikkan bunga acuan di Juni 2018


Kamis, 15 Februari 2018 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia (BI)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Maybank Indonesia Juniman menilai, ruang bagi Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan bunga acuan di tahun ini sangat sempit. Bahkan, Juniman memperkirakan BI akan menaikkan bunga acuannya satu kali di tahun ini.

"Ada ruang BI untuk menaikan 25 basis points (bps) di akhir kuartal kedua atau Juni nanti," kata Juniman kepada KONTAN belum lama ini.

Juniman bilang, kenaikan tersebut akan dilakukan BI untuk memitigasi dampak kenaikan bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS). Pihaknya memperkirakan, The Fed akan menaikkan bunga acuannya tiga kali selama 2018, yaitu di Maret, Juni, dan Desember, sama seperti tahun 2017.

Jika Juni nanti BI tak menaikkan bunga acuan, maka akan berdampak pada kurs rupiah. Sebab, kurs rupiah sangat rentan terhadap kenaikan suku bunga acuan global.

Sementara itu ia juga menilai, suku bunga acuan BI di bulan ini yang masih dipertahankan di level yang sama masih bisa memitigasi kondisi ekonomi global dan domestik. "Suku bunga 4,25% masih bisa mendukung perbaikan ekonomi. Pertumbuhan kredit juga masih lambat," kata Juniman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×