kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.949   5,00   0,03%
  • IDX 5.893   -106,47   -1,77%
  • KOMPAS100 765   -12,96   -1,67%
  • LQ45 583   -5,09   -0,87%
  • ISSI 203   -5,06   -2,43%
  • IDX30 331   -2,48   -0,74%
  • IDXHIDIV20 406   -2,52   -0,62%
  • IDX80 87   -1,28   -1,46%
  • IDXV30 110   -1,09   -0,98%
  • IDXQ30 106   -0,72   -0,68%

Ekonom ini percaya iklim investasi Indonesia bisa pertahankan dana repatriasi


Selasa, 08 Oktober 2019 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. SOSIALISASI AMNESTI PAJAK


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Mengutip Bloomberg 3 Oktober 2019, Presiden Republik Indonesia Joko Wododo mengatakan akan melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan investasi dalam negeri.

Di ataranya, Jokowi bilang akan membuat tenaga kerja lebih fleksibel agar mendorong investasi serta segara menentukan arah kebijakan ekonomi yang berkelanjutan.

Enrico menilai testimoni Jokowi setidaknya memberikan secercah harapan terhadap investasi dalam negeri. Soal fleksibilitas tenaga kerja, menurutnya akan berdampak ke pasar saham dalam jangka menengah-panjang.

Baca Juga: Dana repatriasi berpotensi lari keluar negeri di tengah rendahnya vitamin investasi

Alasannya, investor dapat mengukur efektivitas atas investasinya terhadap kinerja perusahaan yang ditandai dengan kapabilitas tenaga kerja yang lebih kompetitif. 

Asal tahu saja, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada tahun 2016, jumlah harta yang tercatat dalam tax amnesty periode I-II sebesar Rp 3.460,80 triliun. Adapun Rp 114,16 triliun di antaranya merupakan dana repatriasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×