kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ekonom: Dua alasan BI pertahankan suku bunga


Selasa, 17 Maret 2015 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami pelemahan dari pembukaan hingga pertengahan pasar pada Rabu (4/10)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ekonom Bank Danamon Dian Ayu Yustina berpendapat, setidaknya ada dua alasan BI mempertahankan tingkat suku bunganya. Pertama, menurunkan defisit transaksi berjalan ke level yang lebih sehat.

Pada semester kedua kemungkinan defisit untuk melonjak tinggi lantaran serapan belanja pemerintah dalam membangun infrastruktur. Meskipun begitu, penurunan harga minyak dunia akan sangat membantu menurunkan defisit. Secara keseluruhan tahun, menurut Dian, defisit tahun ini akan lebih baik yaitu 2,7% dari PDB, turun dari 2,95% tahun lalu.

Kedua, faktor eksternal. Ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed menyebabkan goncangan pasar global dan memberi tekanan besar bagi rupiah. "Kita tidak memperkirakan BI akan menurunkan suku bunganya karena volatilitas rupiah masih terjadi," terang Dian, Selasa (17/3).

Dalam kaitannya dengan rupiah, ia melihat BI sangat berhati-hati dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Arah kebijakan BI adalah mengijinkan rupiah bergerak sejalan dengan nilai tukar regional dan fundamentalnya, namun di saat bersamaan menjaga likuiditas dan persepsi pasar domestik untuk tidak melakukan "panic buying".

Sebagai informasi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Selasa (17/3) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya atau BI rate sebesar 7,5%. Selain itu, BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility pada level masing-masing 5,5% dan 8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×