kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonom BCA tidak pernah makan di mal selama pandemi


Jumat, 20 November 2020 / 07:15 WIB
Ekonom BCA tidak pernah makan di mal selama pandemi
ILUSTRASI.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjadi salah satu yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di masa pandemi Covid-19 ini, termasuk dalam urusan membeli makanan. 

David mengatakan, selama pandemi ini ia sudah tidak pernah dalam makan di mal-mal atau di tempat umum. Ia lebih memilih untuk masak sendiri makanannya, atau melakukan pemesanan secara online lewat aplikasi pesan antar seperti Go-Food maupun GrabFood. 

“Bisa dibilang sudah tidak pernah makan di mal-mal lagi. Jadi kalau misal ke kantor lebih banyak bawa sendiri makanan atau order,” ujar David kepada Kontan.co.id, Kamis (19/11). 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (19/11): Tambah 4.798 kasus, jangan lupa pakai masker

Selain di kantor, David dan keluarga juga senang menggunakan jasa pesan antar dari Go-Food, Grabfood, maupun layanan delivery dari restoran langganan mereka. 

Dalam menerima makanan yang datang pun, ia beserta keluarganya menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, saat melakukan kontak dengan pengemudi. 

“Iya pakai masker, jaga jarak. Saya memang terima sendiri, tidak meninggalkan pesan untuk ditinggalkan di pagar. Tapi, saya tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. 

Selanjutnya: Berangkat kerja lebih awal demi mengurangi risiko paparan virus corona

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×