kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS1.007.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

Ekonom Bank Permata prediksi ekonomi kuartal II 2020 terkontraksi 4,72%


Senin, 03 Agustus 2020 / 20:44 WIB
Ekonom Bank Permata prediksi ekonomi kuartal II 2020 terkontraksi 4,72%
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kementerian Perdagangan menargetkan ekspor melonjak hingga dua digit pada 2020 mendatang. Nilai ekspor pada triwulan III 2019 hanya sebesar 0,02%. Pertumbuhan tersebut

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ekonom Bank Permata memprediksi Covid-19 akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 di zona negatif.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi, ekonomi kuartal II-2020 akan tumbuh negatif di kisaran 4,72% year on year (yoy). Ini turun cukup dalam dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 yang masih mencapai 2,97% yoy.

Kata Josua, kontraksi perekonomian dipengaruhi komponen pertumbuhan ekonomi domestik yang juga terkontraksi. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan terkontraksi di kisaran 4,79% yoy setelah sempat tumbuh positif 2,84% yoy di kuartal I-2020.

Baca Juga: Bayang-bayang resesi ekonomi menghantui Indonesia pada kuartal III 2020

"Beberapa data menunjukkan konsumsi rumah tangga menurun signifikan di sepanjang kuartal II-2020," kata Josua kepada Kontan.co.id, Senin (3/8).

Hal ini ditunjukkan dari laju pertumbuhan penjualan ritel pada periode April 2020 - Juni 2020 yang terkontraksi 14,4% yoy. Sementara Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada kuartal II-2020 yang menunjukkan tren penurunan sekitar 33,7% yoy.

Selain itu, laju pertumbuhan nilai tukar petani pada kuartal II-2020 tercatat 0,15% yoy setelah pada kuartal I-2020 tumbuh 1,7% yoy. Pertumbuhan penjualan mobil juga terkontraksi 70,4% yoy dan impor barang konsumsi sepanjang kuartal kedua tahun ini kontraksi 11,9% yoy.

Baca Juga: Kadin proyeksikan PMI manufaktur Indonesia sulit tembus angka 50,0 di kuartal III

Investasi pada kuartal II-2020 juga diperkirakan akan tumbuh negatif di kisaran 5,34% yoy. Ini disebabkan oleh investasi bangunan dan non-bangunan yang cenderung tumbuh melambat.

Ini terlihat dari pertumbuhan penjualan semen yang diperkirakan terkontraksi 20,4% yoy pada kuartal II-2020. Kontraksi penjualan semen mengindikasikan investasi bangunan mengalami penurunan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×