kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Efek Penurunan Harga Komoditas, Setoran PNBP Anjlok 4,5% hingga Februari 2025


Jumat, 14 Maret 2025 / 13:08 WIB
Efek Penurunan Harga Komoditas, Setoran PNBP Anjlok 4,5% hingga Februari 2025
ILUSTRASI. Kemenkeu mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir Februari 2025 hanya mencapai Rp 76,4 triliun. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir Februari 2025 hanya mencapai Rp 76,4 triliun atau 14,9% dari target APBN 2025.

Sayangnya, realisasi tersebut mengalami penurunan 4,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 80 triliun.

"Realisasi PNBP, semuanya konsisten dengan kondisi ekonomi," ujar Wamenkeu Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers, Kamis (14/3).

Anggito memerinci, PNBP Sumber Daya Alam (SDA) migas hanya terkumpul Rp 17,5 triliun atau turun 1,7%. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan ICP serta lifting gas bumi akibat penyusutan produksi alamiah.

Baca Juga: Kementerian ESDM Rencana Kerek Tarif PNBP Komoditas Mineral & Batubara, Ini Daftarnya

Kemudian, PNBP SDA Nonmigas tercatat Rp 16.3 triliun atau turun 7,2% yang dipengaruhi oleh penurunan harga dan produksi batubara.

Begitu juga dengan PNBP lainnya yang hanya terkumpul Rp 23,3 triliun atau mengalami penurunan 16%. Hal ini disebabkan karena penurunan penjualan hasil tambang akibat turunnya harga komoditas dan produksi batubara, serta penurunan PNBP K/L.

Sementara itu, PNBP BLU hanya terealisasi Rp 8,4 triliun atau turun 16,9% yang dipengaruhi oleh penurunan tarif pungutan ekspor kelapa sawit.

Di sisi lain, pos PNBP dari Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) tercatat Rp 10,9 triliun atau tumbuh 12,1% dikarenakan adanya peningkatan setoran dividen interim dari BUMN Perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×