kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.952   -242,96   -3,92%
  • KOMPAS100 788   -36,02   -4,37%
  • LQ45 592   -26,98   -4,36%
  • ISSI 206   -8,59   -4,00%
  • IDX30 336   -13,79   -3,94%
  • IDXHIDIV20 414   -13,73   -3,21%
  • IDX80 89   -4,49   -4,80%
  • IDXV30 114   -3,98   -3,39%
  • IDXQ30 109   -3,82   -3,40%

Dulu ada SD inpres, era Jokowi akan ada SMK inpres


Rabu, 30 Maret 2016 / 11:17 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo berjanji segera menggenjot pengembangan sekolah kejuruan. Langkah ini untuk menggenjot mutu sumber daya manusia di dalam negeri.

"Jadi kalau dulu ada SD inpres, tahun ini akan ada SMK inpres, akan digenjot besar- besaran," katanya di Jakarta Rabu (30/3).

Mengingatkan saja, SD inpres ada di era orde baru. Pada saat itu, Presiden Soeharto mengeluarkan instruksi presiden (inpres) untuk menggalakan pendirian SD demi memfasilitasi pendidikan bagi masyarakat di pelosok daerah.

Jokowi tidak menyebut secara pasti berapa jumlah sekolah kejuruan yang akan dia kembangkan tersebut. Dia hanya berharap, pengembangan pembangunan sekolah kejuruan, politeknik dapat meningkatkan pelatihan sumber daya manusia di dalam negeri, sehingga ke depan bisa menjadi lebih handal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×