kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Dukung Perubahan Iklim, Pemerintah Pinjam US$ 200 Juta


Selasa, 25 November 2008 / 16:21 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah akan menarik dana pinjaman program senilai US$ 200 juta dari Agence Francaise de Development (AFD). Pinjaman dari pemerintah Prancis itu dialokasikan untuk mendukung Rencana Kerja Nasional Mengatasi Perubahan Iklim.

 
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan pinjaman yang diperoleh Indonesia untuk antisipasi perubahan iklim sangat lunak, karena didapat dengan tingkat suku bunga minus 30 basis poin di bawah tingkat suku bunga Libor. Sedang jangka waktu pengembaliannya selama 15 tahun.
 
Selain pinjaman, pemerintah juga bakal mendapatkan hibah dan bantuan teknis lain terkait  program tersebut. Beberapa di antaranya seperti efisiensi energi di industri semen dan baja pada Departemen Perindustrian, studi kelayakan pasar green carbon skala kecil dan metodologi rencana tata ruang pada Departemen Kehutanan.
 
Direktur Pendanaan Luar Negeri Bilateral Bappenas Kennedy Simanjuntak mengatakan, dengan penarikan pinjaman program AFD senilai US$ 200 juta maka total akumulasi pinjaman program terkait antisipasi perubahan iklim telah mencapai US$ 500 juta. Sebelumnya, pemerintah telah melakukan penarikan sebesar US$ 300 juta dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×