kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.865   19,00   0,11%
  • IDX 8.827   -109,65   -1,23%
  • KOMPAS100 1.217   -11,71   -0,95%
  • LQ45 861   -6,68   -0,77%
  • ISSI 321   -3,38   -1,04%
  • IDX30 438   -1,39   -0,32%
  • IDXHIDIV20 517   0,41   0,08%
  • IDX80 135   -1,27   -0,93%
  • IDXV30 143   -0,60   -0,41%
  • IDXQ30 141   0,29   0,20%

DPR Sebut Diklat PPIH Arab Saudi Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jamaah


Senin, 12 Januari 2026 / 11:14 WIB
DPR Sebut Diklat PPIH Arab Saudi Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jamaah
ILUSTRASI. DPR Sebut Diklat PPIH Arab Saudi Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pelayanan Jamaah (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. DPR RI menyoroti penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M yang diharapkan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wahid, menegaskan bahwa diklat ini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan petugas haji yang profesional, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan di lapangan.

“Saya mengapresiasi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Diklat PPIH Tahun 1447H/2026M memiliki peran yang sangat strategis dalam melayani jemaah haji,” ujar Abdul Wahid dalam sambutannya di pembukaan Diklat PPIH, Minggu (12/1/2025).

Menurutnya, para petugas PPIH Arab Saudi yang diangkat dan ditetapkan oleh Menteri wajib mendapatkan pembekalan yang komprehensif sebelum bertugas. Pembekalan tersebut mencakup pembinaan, pelayanan, perlindungan, serta pengendalian dan koordinasi pelaksanaan operasional ibadah haji selama berada di Arab Saudi.

Baca Juga: Kementerian Haji dan Umroh Resmi Membuka Seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat 2026

Abdul Wahid menjelaskan bahwa tujuan utama Diklat PPIH Arab Saudi adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petugas agar mampu menjalankan tugas secara efektif, efisien, dan profesional.

“Peningkatan kapasitas ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kinerja pribadi petugas sekaligus kinerja Kementerian Haji dan Umrah secara keseluruhan. Selain itu, diklat juga menjadi sarana pengembangan potensi diri petugas dalam menghadapi perubahan dan tantangan selama bertugas di Arab Saudi,” jelasnya.

Ia berharap seluruh petugas PPIH Arab Saudi dapat fokus menjalankan tugas pokoknya dengan terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan yang berkeadilan, aman, dan nyaman, sehingga seluruh jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan meraih haji mabrur.

Baca Juga: Haji 2026: Kemenhaj RI Perbanyak Petugas Perempuan dan Linjam TNI/Polri

Abdul Wahid juga menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan ibadah haji agar sesuai dengan standar pelayanan, baik pada layanan penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, maupun keamanan.

Dalam pesannya kepada para petugas haji, Abdul Wahid mengingatkan bahwa melayani jemaah merupakan tugas utama yang mulia.

“Utamakan melayani jemaah haji. Bangun koordinasi dan kerja sama dengan sesama petugas apabila menghadapi kesulitan. Segera laporkan kepada pimpinan jika terdapat hal-hal yang membutuhkan penanganan ekstra dan keputusan cepat,” pesannya.

Baca Juga: 1.500 Petugas Haji Mulai Diklat, Ada Latihan Keras ala TNI/Polri

Selanjutnya: Siaga Hujan Amat Deras di Jawa Bali, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (12/1)

Menarik Dibaca: Siaga Hujan Amat Deras di Jawa Bali, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (12/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×