kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR: Penurunan anggaran BPLS sesuai ketentuan


Kamis, 20 Juni 2013 / 21:45 WIB
DPR: Penurunan anggaran BPLS sesuai ketentuan
ILUSTRASI. Seorang utusan khusus untuk tim virus corona WHO mengatakan bahwa akhir pandemi sudah di depan mata. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Fahriyadi | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Lasarus mengatakan penurunan anggaran Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) di tahun 2014 sudah tepat dan sesuai ketentuan.

Menurutnya pagu anggaran indikatif sebesar Rp 845 miliar sudah sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh Badan Penanganan Lumpur Sidoarjo. "Bencana lumpur ini sesuai mekanisme ada tanggung pemerintah dan swasta (PT Minarak Lapindo Jaya), untuk anggaran pemerintah sudah sesuai ketentuan," ujar Lasarus kepada Kontan, Kamis (20/5).

Ia mengakui anggaran Rp 845 miliar ini turun drastis dari tahun 2013 diatas Rp 2 triliun. Hal itu disebabkan tugas pemerintah dalam menangani konflik sosial di wilayah tersebut sebagian sudah terselesaikan, sehingga anggaran besar tak dibutuhkan lagi.

Ia juga memastikan bahwa penurunan ini tidak akan berpengaruh pada nasib masyarakat diwilayah terdampak. Terlebih, ia mengatakan bahwa BPLS memiliki serapan anggaran yang rendah. "Kita bahkan menargetkan bahwa suatu hari jika penanganan dan konflik sosial selesai, BPLS tak perlu ada lagi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×