kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

DPR nilai pemerintah lamban tangani bencana Wasior


Selasa, 12 Oktober 2010 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Deretan Gedung Perkantoran Terlihat dari Ketinggian


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penanganan bencana banjir bandang yang menghantam Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat menuai kritik dari parlemen. DPR menilai pemerintah lamban dalam menangani bencana yang menewaskan lebih dari 147 orang tersebut.

Anggota parlemen yang tergabung dalam Kaukus Parlemen Papua menyatakan salah satu buktinya hingga sekarang pemerintah belum menetapkan bencana Wasior sebagai bencana nasional. "Tidak ada langkah konkrit. Kami kecewa dengan pemerintah pusat," kata Paskalis Kosay, Koordinator Kaukus Parlemen Papua, Selasa (12/10).

Paskalis menilai penanganan pemerintah berbeda saat menangani bencana Padang dan Aceh. Dia menilai pemerintah sangat cepat menangani bencana gempa di Padang dan tsunami di Aceh.

Meski ada menteri yang berangkat ke lokasi bencana, anggota DPR Diaz Gwijangge mengatakan tidak bermanfaat. "Menteri cuma jalan-jalan saja," katanya.

Padahal, dia mengatakan kondisi kesehatan pengungsi semakin buruk. Karena itu, dia mendesak pemerintah segera menaikkan status bencana Wasior menjadi bencana nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×