CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

DPR ngotot revisi UU KPK tetap dilaksanakan meski banyak protes


Minggu, 08 September 2019 / 20:25 WIB

DPR ngotot revisi UU KPK tetap dilaksanakan meski banyak protes
ILUSTRASI. DPR ngotot revisi UU KPK tetap dilaksanakan meski banyak protes

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mengatakan, pembahasan revisi UU KPK akan terus berlanjut meski banyak pihak mendesak Pemerintah dan DPR menghentikan pembahasan revisi UU KPK.

Selain itu, dia mengatakan revisi tersebut tidak akan berhenti walaupun nantinya terdapat aksi atau demonstrasi menolak pembahasan revisi UU KPK dilanjutkan. "Insya Allah kami istiqomah. Kami wakafkan menjalankannya walau kami sadar ini tidak populer," kata Arteria kepada Kontan, Minggu (8/9).

Baca Juga: Revisi UU KPK ramai disoal, begini sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan, pihaknya saat ini mendesak Presiden menghentikan pembahasan revisi UU KPK. Sebab, revisi ini merupakan upaya pelemahan terhadap institusi pemberantasan korupsi tersebut. "Kami belum menentukan apa aksi yang akan dilakukan selanjutnya," ucap Kurnia.

Kurnia mengatakan, saat ini ICW sedang menelusuri nama-nama anggota DPR yang menginisiasi revisi UU KPK tersebut. Selanjutnya nama-nama tersebut akan diumumkan ke daerah pemilihannya agar tidak dipilih lagi menjadi anggota DPR. Sebab, tidak berpihak terhadap pemberantasan korupsi.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan, kalaupun nanti terjadi aksi atau demonstrasi terkait revisi UU KPK tidak akan berdampak terlalu jauh pada ekonomi dan bisnis karena lebih kepada ekspresi scope tertentu dan area terbatas. Serta tidak ditujukan di wilayah kantong-kantong ekonomi.

Tutum bilang, kalaupun terjadi aksi atau demonstrasi, hal itu hanya akan terjadi di beberapa titik di DKI Jakarta.

Baca Juga: Anggota Komisi III DPR bantah ada operasi senyap dalam revisi UU KPK

"Sekarang saja hampir setiap hari ada demo tapi untuk lokasi yang terbatas, yang penting pihak keamanan bisa isolasi ditempat yang diijinkan dan tidak mengganggu area publik," ujar Tutum.


Reporter: Vendi Yhulia Susanto
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0014 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.2724

Close [X]
×