kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

DPR Minta Belanja APBN 2027 Fokus ke Kesehatan Hingga Infrastruktur


Selasa, 12 Mei 2026 / 17:05 WIB
DPR Minta Belanja APBN 2027 Fokus ke Kesehatan Hingga Infrastruktur
ILUSTRASI. Gedung DPR/MPR (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memfokuskan belanja APBN Tahun 2027 pada sektor-sektor yang langsung berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan transportasi.

Permintaan tersebut disampaikan Puan saat membuka Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026), di tengah pembahasan awal Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027.

Menurut Puan, tekanan ekonomi global yang masih berlangsung membuat ruang fiskal pemerintah semakin terbatas. Namun, di saat yang sama pemerintah tetap dituntut menjalankan pembangunan nasional di berbagai sektor.

Baca Juga: BI Prediksi Penjualan Eceran Tiga-Enam Bulan ke Depan Melambat, Tertekan Inflasi

Karena itu, DPR memandang pemerintah perlu melakukan penajaman belanja negara agar keterbatasan fiskal tidak mengurangi hak masyarakat untuk menikmati hasil pembangunan.

"Sektor-sektor seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan transportasi harus tetap menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup rakyat," ujar Puan.

Ia menegaskan APBN 2027 tidak hanya harus mampu menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mengurangi ketimpangan sosial.

Menurutnya, kualitas pertumbuhan ekonomi menjadi faktor penting yang harus diperhatikan pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal tahun depan. 

Pertumbuhan ekonomi, kata dia, harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperluas pemerataan pembangunan.

Puan juga menilai APBN 2027 perlu dijadikan momentum untuk melakukan konsolidasi fiskal sekaligus memperkuat program-program prioritas nasional agar pembangunan tetap berjalan inklusif di tengah tekanan global.

Baca Juga: Seperti Warisan! Anak Adies Kadir Resmi Jadi Anggota DPR, Cek Gaji & Tunjangannya

"DPR RI memahami bahwa penyusunan kerangka kebijakan fiskal tahun 2027 dilakukan dalam situasi global yang penuh tekanan dan risiko," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×