kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

BI Prediksi Penjualan Eceran Tiga-Enam Bulan ke Depan Melambat, Tertekan Inflasi


Selasa, 12 Mei 2026 / 16:54 WIB
BI Prediksi Penjualan Eceran Tiga-Enam Bulan ke Depan Melambat, Tertekan Inflasi
ILUSTRASI. Konsumen Berbelanja di Mini Market (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia memprediksi kinerja penjualan eceran dalam tiga hingga enam bulan mendatang akan mengalami perlambatan seiring meningkatnya tekanan inflasi dan normalisasi aktivitas masyarakat.

Hal tersebut tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia yang menunjukkan Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juni dan September 2026 menurun dibandingkan periode sebelumnya.

IEP Juni 2026 tercatat sebesar 136,8, lebih rendah dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 147,2.

Sementara itu, IEP September 2026 tercatat sebesar 137,8, turun dibandingkan Agustus 2026 sebesar 162,4.

Baca Juga: Seperti Warisan! Anak Adies Kadir Resmi Jadi Anggota DPR, Cek Gaji & Tunjangannya

Bank Indonesia menyebut responden memperkirakan penurunan penjualan pada Juni 2026 dipengaruhi musim ujian sekolah yang biasanya menekan aktivitas belanja masyarakat.

Sedangkan penurunan ekspektasi penjualan pada September 2026 dipengaruhi kembali normalnya aktivitas masyarakat seiring tidak adanya cuti bersama maupun agenda besar yang mendorong konsumsi.

Di sisi lain, tekanan inflasi dalam tiga hingga enam bulan mendatang diperkirakan meningkat. Hal tersebut tercermin dari kenaikan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni dan September 2026.

IEH Juni 2026 tercatat sebesar 175,6, lebih tinggi dibandingkan Mei 2026 sebesar 157,4. Sementara IEH September 2026 mencapai 163,2, naik dibandingkan Agustus 2026 yang sebesar 157,2.

Menurut BI, responden menginformasikan kenaikan ekspektasi harga pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan baku.

Kenaikan tekanan harga tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat dan berdampak terhadap perlambatan penjualan eceran dalam beberapa bulan ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×