kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.873   48,00   0,27%
  • IDX 6.475   72,73   1,14%
  • KOMPAS100 836   7,00   0,84%
  • LQ45 637   4,24   0,67%
  • ISSI 227   4,93   2,21%
  • IDX30 356   2,08   0,59%
  • IDXHIDIV20 432   2,24   0,52%
  • IDX80 96   0,72   0,76%
  • IDXV30 120   1,00   0,85%
  • IDXQ30 113   0,73   0,65%

DPR desak penundaan rekam biometrik sebagai syarat visa haji dan umroh


Senin, 21 Januari 2019 / 15:22 WIB


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - Jakarta. DPR mendesak penundaan pemberlakuan rekam biometrik sebagai syarat pengurusan visa haji dan umroh. Sebelumnya syarat tersebut disampaikan oleh Kerajaan Arab Saudi. 

Penundaan dilakukan hingga terdapat solusi yang tepat untuk mempermudah jemaah haji Indonesia. "Penundaan dilaksanakan sampai tersedianya infrastruktur, SDM, dan mekanisme yang mempermudah calon jemaah haji atau umroh," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Asril Hamzah Tanjung saat rapat dengar pendapat, Senin (21/1).

Kebijakan rekam biometrik dalam persyaratan visa haji dan umroh mempersulit jemaah. Pasalnya lokasi pelaksanaan rekam biometrik terbatas di sejumlah daerah.

Hal itu membuat tambahan biaya bagi jemaah yang hendak mengurus hal tersebut. Lokasi Indonesia yang luas dan tersebar membuat jemaah sulit mengurus rekam biometrik.

Selain kesukitan menjangkau lokasi rekam biometrik, permasalahan lain terkait pemberlakuan biometrik adalah data pribadi. Rekam biometrik yang merupakan data pribadi harus dijamin keamanannya.

"DPR mendorong memberikan jaminan perlindungan data pribadi dalam pengajuan visa," terang Asril.

Oleh karena itu solusi pun diberikan dalam rangka pemberlakuan rekam biometrik. Salah satunya adalah seperti yang pernah diterapkan sebelumnya yaitu pelaksanaan rekam biometrik di bandara.

"Biometrik di airport itu solusi lebih mudah, jangan jadi syarat visa," jelas anggota Komisi I Hidayat Nur Wahid.

Sebelumnya rekam biometrik dilakukan di 13 embarkasi di Indonesia. Setelah itu pengecekan kembali dilakukan di bandara sebelum keberangkatan sehingga setelah tiba jemaah bisa langsung menuju hotel tanpa pengecekan kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×